Senin, 12 Mei 2014

MEDIA PEMBELAJARAN

A.    Pengertian Media
Kata media dalam media pembelajaran secara harfiah berarti perantara atau pengantar, sedangkan kata pembelajaran diartikan sebagai suatu kondisi yang diciptakan untuk membuat seseorang melakukan kegiatan belajar. Dengan demikian media pembelajaran memberikan penekanan pada posisi media sebagai wahana penyalur pesan atau informasi belajar untuk mengkondisikan seseorang untuk belajar. Dengan kata lain, pada saat kegiatan belajar berlangsung bahan belajar (learning material) yang diterima siswa diperoleh dari media. Hal ini sesuai dengan pendapat Lesle J.Briggs (1979) yang menyatakan bahwa media pembelajaran sebagai “ the physical means of conveying instructional content..book, films videotapes, etc. Lebih jauh Briggs menyatakan media adalah “ alat untuk member  perangsang bagi siswa supaya terjadi proses belajar. Sedangkan mengenai efektifitas media, Brown ( 1970 ) menggaris bawahi bahwa media yang digunakan guru atau siswa dengan baik dapat mempengaruhi efektifitas proses belajar dan mengajar (Asra dkk, 2007 : 5-5 ).

Rabu, 07 Mei 2014

Perfect

By : Simple Plan

Hey Dad look at me
Think back and talk to me
Did I grow up accordingn
To plan?
And do you think I'm wasting
My time doing things I
Wanna do?
But it hurts when you
Disapprove all along

And now I try hard to make it
I just wanna make you proud
I'm never gonna be good
Enough for you
I can't pretend that
I'm alright
And you can't change me

'Cause we lost it all
Nothing lasts forever
I'm sorry
I can't be Perfect
Now it's just too late
And we can't go back now
I'm sorry
I can't be Perfect

I try not to think
About the pain I feel inside
Did you know you used to be
My hero?
All the days
You spent with me
Now seem so far away
And it feels like you don't
Care anymore

And now I try hard to make it
I just want to make you proud
I'm never gonna be good
Enough for you
I can't stand another fight
And nothing's alright

'Cause we lost it all
Nothing lasts forever
I'm sorry
I can't be Perfect
Now it's just too late
And we can't go back
I'm sorry
I can't be Perfect

Nothing's gonna change
The things that you said
Nothing's gonna make this
Right again
Please don't turn your back
I can't believe it's hard
Just to talk to you
But you don't understand

'Cause we lost it all
Nothing lasts forever
I'm sorry
I can't be Perfect
Now it's just too late
And we can't go back
I'm sorry
I can't be Perfect

'Cause we lost it all
Nothing lasts forever
I'm sorry
I can't be Perfect
Now it's just too late
And we can't go back
I'm sorry
I can't be Perfect

Rabu, 30 Oktober 2013

Contoh Review Jurnal Internasional

Malam agan, ketemu lg sma fia, kali ini fia mw ngasih sesuatu yg bermanfaat buat agan" smw, Srmoga bermanfaat :)
Review International Journal
Journal yg saya review inii silahkan dilihat Disini :)

Berikut Contoh Review Jurnal :)



Review Journal

The Classroom Teachers’s Skills to Organize Contruktivist Learning Environment
( UmranSahin. The Classroom Teachers’ Skill to Organize Contruktivis Learning Environment.International Journal of Elementary Education.Vol 2, No 2, 2013)
Faculty of Education, Pamukkale University, Denizli, Turkey, Email :umransahin20@gmail.com

DisusununtukMemenuhiTugas Mata Kuliah
PelatihanKaryaTulisIlmiah

DosenPengampu :
NoviliaSusianawati, S.Pd, M.Si





DisusunOleh :
Luthfiah Hidayati        (A 510 120 188)




PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

 2013


BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Belajar adalah proses perubahan pendapat, persepsi dan perilaku yang terjadi dalam diri seseorang yang mereka sendiri berinteraksi dengan lingkungan. Namun, ada banyak pandangan yang berbeda tentang bagaimana perubahan ini terjadi. Hal ini dicoba untuk menjelaskan bagaimana pembelajaran terjadi melalui kognitif dan teori perilaku menurut teori kognitif, belajar adalah proses mental dan itu terjadi dengan memahami Informasi yang menjangkau pikiran. Pemahaman ini berubah menurut pengalaman diri siswa, budaya yang mereka memiliki, interaksi alam di mana pembelajaran terjadi.dan perannya dalam proses ini. Dalam beberapa tahun terakhir, teori pembelajaran konstruktivistik, yaitu tentang bagaimana pembelajaran terjadi, yang dikemukakan.
Pada dasarnya ada teori pembelajaran konstruktivis dimana informasi mengklaim dibangun dalam pikiran peserta didik. Teori dasar fundemental dinyatakan dalam lima tahap :pertama, belajar adalah suatu proses. Tahap kedua, bahwa pra-akumulasi pengetahuan mempengaruhi belajar. Tahap ketiga adalah tentang, belajar terjadi secara lebih sehat saat pengetahuan yang telah ada siswa  terbukti salah atau tidak dalam tingkat memuaskan. Pada tahap keempat disebutkan bahwa belajar adalah suatu proses sosial dan perkembangan kognitif adalah dihasilkan dari interaksi sosial. Tahap terakhir menyebutkan bahwa belajar membutuhkan konsep tambahan dan baru aplikasi memungkinkan siswa untuk memperkuat pengetahuan mereka tentang pembelajaran kontruktivis.
Ketika konstruktivisme diwujudkan untuk memiliki peran aktif didalam pembelajaran, kemudian pembelajaran konstruktivisme diterapkan pada program pendidikan. Menurut pendidikan program berdasarkan konstruktivisme tersebut memiliki tugas peserta didik dalam kelas adalah untuk menanyakan  pengetahuan yang ada dan penelitian untuk mengisi kesenjangan dalam pengetahuan, untuk berpartisipasi proses pembelajaran di lingkungan sosial dengan bantuan kritis dan proses berpikir kreatif. Namun kemampuan dan keberhasilan belajar siswa sebagian sampai ke mahasiswa di pendekatan ini. Guru adalah penasihat dalam posisi membimbing. Namun, guru memiliki tanggung jawab yang lebih dalam latar belakang kelas konstruktivis dibandingkan dengan guru behavioris. Guru behavioris menyampaikan informasi secara tradisional dan mengendalikan kelas dengan disiplin. Menurut Jones dan Brader-Araje (2002) ', di konstruktivis kelas guru pencarian makna dan pra Informasi yang dibentuk oleh mahasiswa tentang konsep. Guru membantu siswa untuk belajar dengan menghadirkan informasi baru ke kelas, mempertanyakan, mendorong penelitian, dan memimpin untuk menyelidiki .Konstruktivis  guru "berpikiran terbuka, modern, mengabadikan diri, mengambil perbedaan individu menjadi pertimbangan, memungkinkan nyaman pengalaman belajar, dan belajar dengan peserta didik (10). Berdasarkan latar belakang di atas, maka review jurnal ini akan mengkaji dan mengulas tentang menentukan ketrampilan guru kelas dalam menyelenggarakan lingkungan belajar kontruktivistik .


B.     Permasalahan
1.      Apa tingkat guru di extent untuk menciptakan lingkungan belajar konstruktivis, perdebatan dan wawancara, dilema konseptual, berbagi ide, yang bertujuan. ?

Presentasi Powerpoint Tematik