Sabtu, 05 Juli 2014

Physical Education

Assalamu'alaikum wr, wb....
Selamat malam teman-teman, Bagaimana kabarnya? Baik saja bukan ? :")
Oke kali ini saya akan mempostingkan sesuatu yang mungkin bermanfaat untuk para pembaca semua.

Minggu lalu ketika perkuliahan Pendidikan Jasmani dan kesehatan anak saya cukup senang karen pada perkuliahan tersebut saya dan teman-teman melaksanakan kuliah tidak di ruang kelas tetapi di Lapangan Kampus 2 karena pada pembelajaran kali ini kita akan melakukan praktik olahraga KASTI.. 
Apakah teman-teman sudah pernah bermain kasti? atau bahkan sering? 
Mari kita bersama-sam membahas tentang permainan kasti yang menurut saya itu olahraga yang menyenangkan ^_^

KASTI ......
Kasti atau Gebokan merupakan sejenis olahraga bola kecil.  Permainan yang dilakukan 2 kelompok ini menggunakan bola tenis sebagai alat untuk menembak lawan dan tumpukan batu untuk disusun. Siapapun yang berhasil menumpuk batu tersebut dengan cepat tanpa terkena pukulan bola adalah kelompok yang memenangkan permainan. Pada awal permainan, ditentukan dahulu kelompok mana yang akan menjadi penjaga awal dan kelompok yang dikejar dengan suit. Kelompok yang menjadi penjaga harus segera menangkap bola secepatnya setelah tumpukan batu roboh oleh kelompok yang dikejar. Apabila bola berhasil menyentuh lawan, maka kelompok yang anggotanya tersentuh bola menjadi penjaga tumpukan batu. Kerjasama antaranggota kelompok sangat dibutuhkan seperti halnya olahraga softball dan baseball
Versi lain permainan kasti yang banyak dimainkan anak anak sekolah dasar: pemain dibagi dua regu, salah satu mendapat giliran jaga dan satu regu lagi mendapat giliran untuk memukul. Disediakan beberapa pos yang ditandai dengan tiang dimana pemain serang (yang mendapat giliran pukul) tak boleh di"gebok" atau dilempar dengan bola. Pemain serang bergiliran memukul bola yang diumpan oleh salah seoarng pemain jaga. Pemain jaga berjaga dilapangan untuk mencoba menangkap pukulan pemain serang. Ketika bola terpukul pemain serang berlari ke pos berikut atau "pulang" ke "rumah" yang dibatasi dengan sebuah garis. Kalau pemain yang sedang lari menuju pos atau pulang dapat di"gebok" dia dinyatakan mati dan kedua regu berganti - regu serang jadi regu jaga dan sebaliknya. Pemain serang yang berhasil pulang mendapat satu angka. Regu yang mendapat angka terbanyak ketika pertandingan berakhir dinyatakan menang. Permainan ini memang menggunakan gerak dasar berlari, memukul bola dengan sebuah tongkat, menangkap dan melempar. Terdiri dari 2 base dengan jarak minimal 20 meter.

Bermain bola kasti itu menurut saya sangat menyenangkan apalagi ketika bisa mukul bolanya sampe jauh dan bisa balik lagi wahhh sesuatu banget deh.. ayo yang belum pernah bermain kasti coba deh ajak teman kalian yang banyak untuk diajak bermain kasti pasti bakalan seru :)
sekian ilmu yang bisa saya bagikan semoga bermanfaat ^_^
Sampai jumpa lagi dipostingan selanjutnya..
Wassalamu'alaikum wr.wb. 


Jumat, 16 Mei 2014

Apresiasi Seni Musik dan Karawitan

Apresiasi seni musik dan karawitan merupakan salah satu mata kuliah yang sangat saya sukai karena apa? karena dalam mata kuliah ini saya dan teman-teman diajarkan bagaiman caranya memainkan alat musik warisan budaya bangsa ini. Dalam proses pembelajaran apresiasi seni musik karawitan ini dibagi menjadi 2 yaitu teori dan praktik. beberapa pertemuan untuk teori dan beberapa pertemuan lagi untuk praktik. Selain teori dan praktik dalam mata kuliah ini saya juga diajak mengamati sebuah pementasan penyajian komposisi musik karawitan secara langsung di Institut Seni Indonesia. Dslam pementasan yang pernah saya lihat kemarin itu menyajikan komposisi musik karawitan asli dan inovasi atau pembaharuan dari penciptaan komposisinya atau bisa dibilang karawitan modern, seperti itu. Saya sangat senang karena dengan melihat pementasan tersebut saya jadi lebih tau tentang musik karawitan dan komposisinya.
Dosen yang mengajar karawitan juga berasal dari ISI Surakarta. Beliau bernama bapak Waluyo. Saya sangat kagum dengan beliau karena beliau merupakan sosok dosen yang profesional dalam mengajar. Saya senang diajar oleh beliau karena beliau merupakan pendidik yang memang berkompeten dalam bidangnya terutama Karawitan. 
Saya menyukai musik karawitan sejak SMA  Selain pada mata kuliah saya juga mengikuti ekstrakurikuler Karawitan yang ada di kampus. Ekstrakurikuler karawitan di kampus saya juga sering diundang untuk tampil dalam berbagai acara misalnya dalam acara Seminar Nasional, Acara penyambutan mahasiswa baru, dan masih banyak lagi. Peminat musik karawitan juga cukup banyak terutama kalangan anak muda, bisa dilihat dari teman-teman yang mengikuti Ekskul Karawitan. 

Senin, 12 Mei 2014

MEDIA PEMBELAJARAN

A.    Pengertian Media
Kata media dalam media pembelajaran secara harfiah berarti perantara atau pengantar, sedangkan kata pembelajaran diartikan sebagai suatu kondisi yang diciptakan untuk membuat seseorang melakukan kegiatan belajar. Dengan demikian media pembelajaran memberikan penekanan pada posisi media sebagai wahana penyalur pesan atau informasi belajar untuk mengkondisikan seseorang untuk belajar. Dengan kata lain, pada saat kegiatan belajar berlangsung bahan belajar (learning material) yang diterima siswa diperoleh dari media. Hal ini sesuai dengan pendapat Lesle J.Briggs (1979) yang menyatakan bahwa media pembelajaran sebagai “ the physical means of conveying instructional content..book, films videotapes, etc. Lebih jauh Briggs menyatakan media adalah “ alat untuk member  perangsang bagi siswa supaya terjadi proses belajar. Sedangkan mengenai efektifitas media, Brown ( 1970 ) menggaris bawahi bahwa media yang digunakan guru atau siswa dengan baik dapat mempengaruhi efektifitas proses belajar dan mengajar (Asra dkk, 2007 : 5-5 ).

Presentasi Powerpoint Tematik